Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA ,Di akun Twitternya, Senin (3/1/2022), Khatibzadeh menulis, "Misi Syahid Soleimani untuk mengakhiri kehadiran AS di kawasan akan diteruskan, karena kawasan sekarang lebih sadar dari sebelumnya."
Ia menambahkan, "AS meneror Jenderal Soleimani dengan cara pengecut, tapi namanya sebagai pahlawan akan abadi dan menjadi inspirasi bagi generasi-generasi mendatang lebih dari masa-masa lainnya."
Menurut Saeed Khatibzadeh, Iran sama sekali tidak akan berhenti berusaha sebelum para penjahat dihadirkan di pengadilan.
"Syahid Soleimani adalah simbol perlawanan, persatuan, dan kemanusiaan yang menumpahkan darahnya untuk melindungi tanah air, keamanan negara, rakyat dan negara Islam, oleh karena itu abadi," pungkasnya. (HS)
342/